Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 23, 2009
Pada bursa transfer kali ini, dunia sepakbola dihebohkan oleh gebrakan Real Madrid. Setelah mendapatkan Kaka dari AC Milan dengan €65 juta, dikabarkan bahwa Real Madrid juga akan mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Manchester United dengan €94 juta. Setelah itu, Madrid masih membidik pemain-pemain mahal lainnya, seperti David Villa dari Valencia dan Franck Ribery dari Bayern Munich. Ya, benar-benar menghebohkan! Sampai-sampai, presiden Barcelona FC menyebut Madrid “keterlaluan”. (Lihat “Real Madrid keterlaluan di bursa transfer“)
Selaku orang awam, mungkin kita bertanya-tanya: Bagaimana mungkin Real Madrid “segila” itu? Dari manakah Madrid mendapatkan dana sebesar itu? Ini dia jawaban-jawaban yang kuperoleh dari hasil browsing:
Yang terpenting, pendapatan klub ternyata naik berlipat ganda seiring dengan pembelian pemain superbintang. Pada tahun 2001, Real Madrid membeli Zinadine Zidane dan mencatat rekok pemain termahal hingga 2009 ini. Sejak 2002, pemasukan Madrid meningkat pesat. Berdasarkan data paling akhir, untuk tahun 2007/2008, pendapatan klub ini mencapai £290 juta, terbesar sedunia. Adapun untuk musim terakhir ini, tahun 2008/2009, beberapa pengamat finansial memperkirakan bahwa pendapatan Madrid lebih dari €400 juta.
Dari manakah pendapatan itu terutama mereka peroleh? Dari sini:
1. Sponsor Besar
Klub ini memiliki kemitraan sponsor bernilai tinggi: Bwin.com, Adidas, Coca-Cola, Audi, dan bir Spanyol Mahou. Satu kesepakatan penggunaan hak gambar dengan Adidas di tahun 2007 saja menghasilkan pemasukan 762 juta euro.
2. Penjualan Aset Besar
Salah satunya, lapangan latihan seluas 120 ribu meter persegi yang dijual seharga €500 juta ke pemerintah kota Madrid. Hasil penjualan itulah yang digunakan untuk membayar utang sebesar €270 juta dan membeli pemain-pemain mahal.
3. Hak Siar Televisi
Tahun 2006, Real menandatangani kontrak hak penyiaran televisi dengan nilai yang dilaporkan tertinggi sedunia, yakni 1,1 miliar euro, dengan perusahaan Mediapro untuk hak siar selama tujuh tahun. Artinya, dari ini saja, setiap tahun klub ini mendapat pemasukan 150 juta euro.
4. Banyaknya anggota dan penonton di stadion
Berbeda dari kebanyakan klub Inggris yang dimiliki perusahaan swasta, Madrid dimiliki para anggotanya. Anggota Madrid, atau socios, membayar iuran tahunan sebagai tiket terusan menonton pertandingan dan menggunakan fasilitas olahraga dalam klub. Jumlah socios diperkirakan lebih dari 80 ribu orang.
Pendapatan di hari pertandingan meningkat tajam dalam dua tahun terakhir lantaran rekonstruksi arena stadion Real Madrid dengan menambah kapasitas untuk karcis Perusahaan sehingga penerimaan pun naik. Jumlah penonton rata-rata di stadion mereka -Stadion Santiago Bernabeu yang berkapasitas 80.354 orang- adalah yang ketiga terbesar di Eropa.
5. Sumber Lain
Diantaranya dari keikursertaan di Liga Champions, penjualan cinderamata, dll. Keuntungan lain, yang membantu menarik pemain top dunia, adalah UU pajak Spanyol memperbolehkan pemain asing membayar pajak hanya 23% dalam lima tahun pertama mereka di negara itu. Selain itu, sejak sebelum jaman Di Stefano di tahun 1950-an, Real Madrid memiliki reputasi sebagai “klub hebat” dan berhubungan dekat dengan pemerintah atau pemerintah daerah, sehingga mudah memminta bantuan dana jika sedang seret.
Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 22, 2009
seng-iseng berkunjung ke forum kaskus, saya nemu sesuatu yang sangat lucu. Bukan maksud untuk merendahkan Malaysia, hanya saja … beberapa kata-kata bahasa malaysia memang terdengar lucu. Mungkin ini sebabnya Malaysia lebih prefer bahasa inggris daripada memakai bahasa malaysia.
Postingan ini berasal dari forum kaskus. Kunjungi aja forumnya untuk melihat apa pendapat-pendapat orang. Berikut postingannya :
Demi mempertebal rasa nasionalis para kaskuser, saia mempersembahkan
Sekilas parodi dari negeri jiran….
INDONESIA : Kementerian Hukum dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
INDONESIA : Angkatan Laut
MALAYSIA : Angkatan Basah Kuyup
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
INDONESIA : Pasukan bubar jalan !!!
MALAYSIA : Pasukan cerai berai !!!
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
INDONESIA : Purnawirawan militer
MALAYSIA : Pasukan tak berguna
INDONESIA:rumah sakit bersalin
MALAYSIA: hospital korban lelaki
INDONESIA : menteri kehutanan
MALAYSIA:menteri semak belukar
INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA: talipon bimbit
INDONESIA: toilet
MALAYSIA:bilik termenung
INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut
INDONESIA: ES Campur
MALAYSIA: ABC(Air Batu Campur)
INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALINGSIA : pusing kiri, pusing kanan
INDONESIA : buldozer
MALINGSIA : setrika bumi
INDONESIA : penghapus
MALINGSIA : pemadam
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam
INDONESIA : sendok
MALAYSIA : centong
INDONESIA : centong
MALAYSIA : sendok
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
INDONESIA: gratis ngobrol 30menit
MALINGSIA: percuma berbual 30minit
INDONESIA: tidak bisa
MALINGSIA: tak boleh
INDONESIA: ok lah, gw mo tidur dulu
MALINGSIA: k larr, aku nak tido
INDONESIA: WC
MALINGSIA: tandas
INDONESIA : Biji P*l*r
MALAYSIA : Buah manggut2 geleng2
INDONESIA :Nyep*nk
MALAYSIA : Teguk kelamin
INDONESIA : anak kecil
MALAYSIA : budak cilik
INDONESIA: Satpam
MALAYSIA: Penunggu Maling
INDONESIA : Mil/per-jam (MPH)
MALAYSIA : Batu-sejam (Bsj) Ni bangsa masih jaman Batu ternyata…
INDONESIA : Polisi
MALAYSIA : Pak Rela (bukannya polis bro )
INDONESIA: Aduk
MALAYSIA : Kacau
INDONESIA : PANTAT
MALAYSIA : M*M*K/V*G**A
INDONESIA: Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar
INDONESIA: anak kecil lagi kejar-kejaran
MALAYSIA : tak boleh kau memburu dia
INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar
INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA:bertumbuk
INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
INDONESIA: joystick
MALAYSIA: batang senang
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA: Petang telentang
INDONESIA : ONA*N*
MALAYSIA : Tarik – Dorong Kelamin
INDONESIA: cuci mobil
MALAYSIA: cuci kereta
INDONESIA: lemari es
MALAYSIA: petidingin
INDONESIA : Air Hangat
MALINGSIA : Air Suam
INDONESIA : Ikan Teri
MALINGSIA : Ikan Bilis
INDONESIA : Terasi
MALINGSIA : Belacan
INDONESIA : Tahun Lalu
MALINGSIA : Tahun Lepas
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar (diambil dari cara baca tulisan Tyre dalam english)
INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh
INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk
INDONESIA : chatting
MALAYSIA :bilik berbual
INDONESIA : selang air
MALAYSIA :karet
INDONESIA : rusak
MALAYSIA :tak sihat
INDONESIA : rusak
MALAYSIA :bomba
INDONESIA : sabuk pengaman di pesawat
MALAYSIA :tali keledar
INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke bandar
INDONESIA: aqua= air mineral
MALAYSIA: aqua= perek (beneran gak ya)
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal
INDONESIA : Jalan-jalan
MALAYSIA : Makan angin
INDONESIA : Helm
MALAYSIA : Topi Keledar
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan
INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok
INDONESIA : Penjudi
MALAYSIA : Kaki Judi
INDONESIA : Pemabuk
MALAYSIA : Kaki Botol
INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang
INDONESIA :rumah sakit jiwa
MALAYSIA :gubuk gila
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : DoKter gila
INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah
INDONESIA : Pintu darurat
MALAYSIA : Pintu kecemasan
INDONESIA : Hantu Pocong
MALAYSIA : hantu Bungkus
Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 22, 2009
Download di : 101 Linux Hacks
, Password = linuxrocks!
“These useful hacks are concise, well written and easy to read. Well done – I will recommend this eBook to my students.”
Prof. Dr. Fritz Mehner
(Author of several Vim plugins)
Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 22, 2009
Ada yang salah kalau melihat pentas pilpres 2009 ini hanya untuk pertarungan kekuasaan semata. Jusuf Kalla, seorang kandidat, pernah berujar kalau ada pertarungan ideologi yang sedang berlangsung. SBY menjawab, itu tidak benar karena ideologi negara sudah ada yaitu Pancasila. Jadi perdebatan ataupun pertarungan ideologi itu tak perlu dan tak akan ada.
***
Baru saja saya melihat film yang sebenarnya tak baru lagi, Mummi 3: The Tomb of the Dragon Emperor. Setelah Kaisar Han menguasai kerajaan Cina, kerajaan sekitarnya, dia kemudian menguasai empat elemen dunia yaitu bumi (tanah), air, api dan udara. Dia tak terkalahkan dan dia makin digdaya. Dia lantas maju ke tahap berikutnya, ingin mengalahkan kematian. Dia ingin tetap hidup dan kuat.
Dia lantas menugaskan salah seorang jenderal kepercayaannya untuk mengetahui hal tersebut. Si Jenderal berhasil menunaikan tugasnya dan menemukan seorang penyihir yang mengetahui rahasia keabadian. SI penyihir tadi dibawa ke depan raja.
Si penyihir adalah perempuan cantik dan si raja tergoda. “Jangan sampai ada yang menyentuh dia,” bisiknya kepada si jenderal. Kemudian, ritual keabadian dilakukan dan si raja jadi tak bisa mati. Dia menanyakan kepada si penyihir apa yang dimintanya sebagai imbalan. “Biarkan aku hidup dengan si jenderal,” katanya.
Si raja tersenyum licik. Sebelum dia sudah mengetahui kalau si penyihir dan si jenderal sudah tidur bersama. Mereka bercinta dan itu melanggar perintah dari si raja untuk tidak menyentuh si penyihir. DI depan mata si penyihir perempuan itu, raja kemudian mengeksekusi mati si jenderal.
Tak terima, si penyihir kemudian mengutuk si raja dan bala tentaranya menjadi batu. Karena si raja sempat abadi, dia masih bisa dihidupkan kembali.
***
Penataran P4 sejak SD sudah diberlakukan di negeri ini. Sudah sejak lama program itu digelisahkan hanya sebagai indoktrinasi bagi anak bangsa sejak kecil. Dalam suatu negara kekuasaan, program seperti itu adalah wajar-wajar saja. Kalau negara lepas tangan terhadap ideologi, artinya membebaskan rakyatnya untuk menafsirkan ideologi negaranya, itu malah lebih aneh.
Sifat asli kekuasaan itu adalah kelanggengan, keabadian. Hampir seluruh warta sejarah memberitakan setiap kekuasaan selalu berusaha agar keberlangsungan kekuasaan itu jangan pernah dikendalikan oleh ruang dan waktu.
Ideologi adalah salah satu cara untuk melanggengkan itu. Ideologi tak boleh dua, dia mesti satu. Karena kalau dua, maka akan ada kompetisi antara satu dengan yang lain. Penataran P4 adalah dalam kerangka itu. Soeharto membikin skenario bahwa negara ini harus selalu menyadari akan adanya hantu bernama sosialisme, komunisme dan marxsme. Dia berbahaya, baik manifes maupun laten. Tak nampak tapi tetap ada
Kurun 1990-an lalu, negara membikin instrumen OTB alias organisasi tanpa bentuk. Satu dasawarsa sebelumnya, ada Petrus atau penembakan misterius. Akhir 1990-an dan lepas dari millenium ada ungkapan provokator dan aktor intelektual. Keseluruhannya punya benang merah sama; tak kelihatan sama sekali juntrungannya.
Tapi melalui instrumen itulah negara menancapkan kukunya untuk menebar rasa takut di seluruh komponen masyarakat dan rakyat secara keseluruhan. Yang ingin dibungkam oleh negara bukan hanya gerakan tapi lebih jauh dari itu; pemikiran.
Gerakan boleh dikendalikan dan ditumpas habis, tapi pemikiran tak bisa dipenjara. Untuk membungkamnya, yang mengeluarkan pemikiran itu harus dieksekusi mati dan jaringan pemikiran yang menyebar harus diberantas. Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu contoh kongkrit untuk itu. Dia justru mengeluarkan karya terbaiknya; Tetralogi Pulau Buru, ketika dia mendekam di penjara Nusakambangan. Sebelumnya, namanya hanya dikaitkan dengan pergolakan manifes kebudayaan versus Lekra, dan bukan pada karyanya. Tapi justru setelah dipenjara, karyanyalah yang menjadi perbincangan internasional.
***
Ada kekeliruan kalau memandang Indonesia dan ideologi Pancasila itu adalah salah satu paket. Indonesia adalah satu faktor dan Pancasila adalah faktor lain.
Sudah tertanam dalam backmind orang Indonesia kalau Anda membicarakan Pancasila maka Anda juga berusaha membubarkan Indonesia. (*)
Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 22, 2009
Megan Fox dinobatkan sebagai wanita terseksi sejagat tahun ini oleh majalah FHM. Setuju?
Melihat sosoknya cuma satu kalimat: “Cantik itu relatif, jelek itu mutlak…”
Setujukah Anda? Ah, kok macam si Prof Anis Bawesdan pula.
Posted by: indra1sriwijaya on: Juli 22, 2009
The most wanted person itu bernama Noordin M Top. Disebut-sebut sebagai dedengkot teroris di Indonesia, namanya melegenda dan terus menjadi buah bibir. Selain karena “kinerja” dan jaringannya, hingga sekarang dia tak ketahuan batang hidungnya. Semakin tak tertangkap, namanya justru kian melambung. Tapi gara-gara itu pula, jangan-jangan namanya hanyalah hasil karangan bebas sistem politik keamanan di Indonesia. Benarkah dia (pernah) ada?
* * *
Alkisah, terjadilah sebuah perampokan besar di suatu kota metropolitan di Indonesia. Lebih mengagetkan lagi, yang menjadi korban adalah kerabat seorang guru besar universitas ternama di kota itu. Guru besar ini dikenal sebagai orang yang lurus dan diketahui pula sebagai orang yang tidak ingin melibatkan diri secara jauh ke dalam kancah politik. Dia berteman dengan seluruh kalangan, pandai menempatkan posisi dan orang-orang menganggap sebagai figur dan tokoh masyarakat yang tidak punya gairah kekuasaan. Dia berhasil tegak dalam posisinya sebagai intelektual yang konon punya garis politik seperti ini: tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana. Kasusnya mengundang simpati dari seluruh, ya hampir seluruh, pihak yang biasanya berseteru di kota ini.
Kepala Kota langsung ke TKP dan seorang kepala polisi daerah tak perlulah mendapat perintah lebih lanjut untuk mengusut tuntas kasus ini secepat-cepatnya. Namun, bisik-bisik politik menyebutkan si kepala polisi ini ketiban target: kalau tak dapat dalam jangka waktu sekian jam, siap-siap saja hengkang dari kota ini.
Komentar